keindahan sementara
menggores langit dengan cahaya api
yang bersumber dari sang surya
memberikan rasa indah di jiwa
tapi perlahan cahaya itu mulai hilang
mulai hilang dari langit tanpa bekas
meninggalkan ku sendiri di bawah langit
yang telah terlanjur memandang langit
tanpa kejelasan yang bisa ku perjelas dengan fikiran
tanpa simbol yang bisa ku baca
semua begitu hitam di langit malam
hanya menyisakkan taburan bintang dan bulan yang sudah terbiasa muncul
inikah suatu keindahan sementara yang diberikan tuhan
untuk menghiburku yang terlalu terpaku
pada kaki-kaki langit
yang selama ini ku biarkan melangkah di sampingku
komet tersebut meninggalkan seribu pertanyaan di hati
akankah komet tersebut kembali melewati langit suatu saat nanti?
atau kah komet itu hanya sekali lewat
dan akan selama-lamanya menghilang dari langit
karena ku masih kehidupan bersama kaki-kaki langit,
tapi pasti di sisi hatiku yang lain mengatakan aku tak rela
aku tak mau hanya melihat komet itu sekali
apapun yang di katakan bagian hati yang lain
aku akan selalu tersenyum baik palsu atau nyata
karena tuhan telah memberikanku
keindahan sejenak pada hidupku yang monoton
terimakasih tuhan atas hadiah yang kau berikan
aku akan selalu mengenang hal itu
tapi jika kau berkenan ku harap komet itu kembali melintasi langit
agar ku bisa menghentikannya, dan terbang bersamanya melintasi jagat raya



Komentar
Posting Komentar