Fairy

Peluit biru berbunyi ditiup angin yang bernafas di alam
Lonceng gereja berdentang seirama nada ombak di tepi pantai
Merpati terbang menutupi sang langit dengan sayapnya.

Sang peri kecil bangkit dari awan
Melukis garis di ufuk timur hingga ufuk barat
Mengubah malam menjadi pagi
Mencairkan udara yang membeku menjadi embun penyejuk

Kesan dimata hanya terdiam
Namun Cuma bertahan menyebut lafal Tuhan dalam hati
Bukan ilusi tapi hanya sesaat yang bisa dilihat

Menghilang dari pandang tapi masih terukir keindahan dalam hati
Masihkah akan bertemu esok hari
Masihkah bisa menikmati keindahan ini
Namun yang pasti masikah melihat bebas di ufuk pagi

Berjalanlah sesuai angin pagi
Terbanglah ke langit dimana sang peri terlihat indah
Ucap satu kalimat darinya
“selamat pagi”

Komentar

Postingan Populer